Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2025

SEBATANG ROKOK UNTUK PACARKU

Gambar
Sebatang rokok untuk pacarku Kikuk kaku orang-orang berpencar Setelah nur Tuhan berpendar Dingin menyata menyayat Semakin tubuh olehnya dilumat Dibangku depan toko Aku menawarkan rokok Pada pacarku si manis lucu Berhadap tatap lugu Sembari muka malu-malu Pacarku menerima tawaran layu Ia menggapai bungkus kretekku Mengambil perlahan batang satu mengapit dikedua jari : sebatang Meletakannya di bibir gersang Terhenyak hatinya seketika sadar Bagaimana tembakau ini akan terbakar Sedang tak ada nyala pembuat kobar?  Matanya melorot kanan  Kepalanya menengok kiri meja Menanyakan keberadaan mancis sialan Apakah kau punya bara?  Aku menatap wajahnya Inginmu jumlah berapa?  Ia jawab manis senyum Cukup satu saja Aku tak mau muluk melulu Bagiku satu segalanya Mengapa hanya satu?  Aku punya banyak mancis disini Silahkan pilih sesuka hati Mudah saja mencari kembali bagiku Untuk apa kau punya banyak  Bila kadar api tetaplah begitu?

Setengah Menerka

Gambar
Nona, apakah kau tahu?  Malam tadi aku bermesra cumbu Dengan Kekasih favoritku Ku harap engkau tidak cemburu Ah iya !  Aku lupa !  Kau kan bukan sesiapaku Sedang dia pemilikku Dan aku ada pada genggamanNya yang satu Pantas saja engkau tidak seperti itu : cemburu Dengan tenang aku bisikan padaNya Sebaris kata penuh doa "Wahai, selain aku, tolong jangan serahkan dia pada sesiapa" Seklias nampak seperti pemaksaan Tapi bagiku ini sebuah kekaguman Kagumku padamu nona Nona kasat mata  Dibalik tabir raksasa